Resepsi Diniyyah Al-Azhar ke-43 Dimeriahkan dengan Ragam Penampilan Santri

Muara Bungo, Jambi (dm)-Berbicara tentang perayaan apalagi Milad tentunya tak lepas dari beragam penampilan atraktif dari para pengisi acara. Seperti halnya dengan Resepsi Semarak Milad ke 43 Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo-Jambi tahun 2020 ini, dimeriahkan dengan beragam penampilan menarik dari para santri dan santriwati.

Betapa tidak, even tahunan Milad ini menjadi ajang uji kebolehan para santri dan santriwati Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo di berbagai bidang. Ini sama halnya dengan gelaran even tahunan Expo Diniyyah Al-Azhar Jambi, yang juga menjadi wadah bagi para siswa dan siswi dari berbagai unit untuk menyalurkan bakat mereka di bidang seni, budaya, hingga publik speaking.

Mulai dari penjemputan tamu undangan dari pendopo Ahmad Riyadi El Yusufi. Derap langkah nan gagah dari tim paskibraka MA dan MTs DIAZ Bungo, mengawali penampilan para santri dan santriwati dari Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo. Disini tim paskibraka DIAZ Bungo menunjukkan kebolehan mereka dalam bidang baris berbaris, mengantarkan tamu undangan menuju ke tenda hadirin untuk menyaksikan rangkaian demi rangkaian acara Resepsi Semarak Milad ke 43 Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo-Jambi.

Senyum merekah nan ramah dari Putra Putri DIAZ Bungo pun menjadi awalan nan manis untuk menyambut para tamu undangan pada resepsi Semarak Milad ke 43 Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo ini. Dengan langkah pasti para putra dan putri DIAZ Muara Bungo ini mengalungkan bunga dan menyerahkan bucket bunga kepada para tamu undangan.

Para hadirin pun kemudian disuguhkan dengan penampilan atraktif dari tim tari DIAZ Bungo, dengan Tari Persembahan untuk menyambut para Tamu undangan yang hadir dalam Resepsi Semarak Milad ke 43 Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo.

Dilanjutkan dengan penampilan memukau para santriwati yang dengan apik melantunkan Asmaul Husna diatas panggung. Berseragam pink, pujian atas Nama-nama Allah nan Indah mereka lantunkan secara harmonis.

Kemampuan publik speaking dan penggunaan bahasa asing pun ditampilkan oleh empat orang Master of Ceremony. Mereka adalah Agnes Monandi, Nabil Ananda, Andre Fajar Herlambang, dan Frans Ferdinand. Yang menyampaikan susunan acara secara bergantian menggunakan tiga Bahasa yakni Indonesia, Arab, dan Inggris.

Lantunan ayat suci Al Qur’an dan Saritilawah juga ditampilkan dengan merdu, oleh para santri Ma’had Al Azhar Diniyyah Jambi. Sehingga membuat para hadirin terpukau mendengar ayat suci Al-Qur’an nan merdu tersebut.

Wujud Nasionalisme dan Cinta Diniyyah Al-Azhar juga dibuktikan pada penampilan paduan suara DIAZ Bungo. Mereka membawakan dengan apik Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars Chord DIAZ. Kekompakan dan harmonisasi nada menjadi suatu hal yang vital dari tim paduan suara ini.

Kolaborasi irama dan visualisasi gerakan nan gemulai mampu menyedot perhatian para hadirin yang menyaksikan penampilan dari tim tari DIAZ Jambi. Gerakan kaki nan lincah dari tari kontemporer ini seolah menghipnotis para hadirin. Irama perpaduan Melayu-Arab yang khas seakan selaras dengan gerakan yang ditarikan oleh siswa dan siswi SMP IT dan SMA IT DIAZ Jambi tersebut.

Dan sebagai pamungkas dari setiap penampilan para santri dan santriwati Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo ini adalah penampilan memukau sang juara tingkat Internasional. Inilah penampilan Marching Band DIAZ Bungo, yang dengan harmonis membawakan lagu demi lagu dengan lambaian Sage warna warni nan indah. Latihan keras dan disiplin tinggi yang mereka terapkan membuktikan bahwa proses tidak akan mengingkari hasil. Karena ketekunan mereka menjaga kekompakan dalam ritme inilah yang menciptakan hasil menakjubkan dan patut mendapatkan standing ovation dari para penonton.

Penampilan memukau yang minus cacat pada Resepsi Semarak Milad ke 43 Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo-Jambi kali ini seakan menjadi bukti, bahwa Diniyyah Al-Azhar baik Bungo-Jambi-Tebo, merupakan sekolah yang tidak sekedar memenangkan akademis semata, bukan hanya cerdas secara intelektual yang mampu mengatur emosinya yang bisa menghibur diri mereka sendiri dan mampu menjadikan musik sebagai bagian dari pada melembutkan hati kemudian juga menjadikan musik sebagai bagian dari pada upaya mengontrol emosi dengan baik.

Tim Liputan/ DIAZ Media/ Mengabarkan///