Libur KBM Karena Kabut Asap, Perguruan Diniyyah Al-Azhar Jambi Berikan Tugas Mandiri untuk Siswa.

Suasana Perguruan Diniyyah Al-Azhar pagi ini nampak sendu dan sunyi. Kegiatan belajar mengajar diberhentikan sementara mengingat kabut asap yang semakin pekat. Seperti yang disampaikan oleh pemerintah Kota Jambi pada Minggu malam (22/9), libur sekolah diperpanjang dari hari Senin (23/9) sampai dengan hari Rabu (25/9).  Sebelumnya siswa-siswi Perguruan Diniyyah Al-Azhar telah libur pada Jum’at dan Sabtu (20-21/9) untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dikutip dari Antara, berdasarkan data AQMS Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Jambi bahwa kecenderungan kualitas udara berada di atas batas tenggang yang diperbolehkan.

Dengan diliburkannya untuk semua unit, Perguruan Diniyyah Al-Azhar Jambi  memberikan beberapa program baik untuk siswa maupun pegawai. Seperti yang dijelaskan oleh Ibu Rini Katini, S, Ag Divisi Pengajaran Diaz Jambi “Bagi anak-anak, tugas mandiri diambil oleh orang tuanya disekolah setiap hari, kemudian hasilnya diantar kesekolah untuk mengambil tugas mandiri dihari kedua. Sama seperti SD, SMP dan SMA, ada yang dishare lewat  Whatsapp ada yang diambil di sekolah”

Program untuk guru-guru berupa penguatan tahfidz maupun tahsi dan adanya program kreatifitas dari semua unit.  Salah satunya proyek pemberian nama latin pada tumbuh-tumbuhan kemudian membuat media edukasi untuk tangga juga semua gedung, Gedung Mekkah, Madinah, Shaffa,  Musdalifah dan lain-lain. Semuanya berupa edukasi baik berupa bahasa  arap, bahasa inggris, rumus-rumus kimia dan lainnya dengan media pintu, jendela hingga lapangan.

Wali kelas wajib mempersiapkan kelasnya, menata kelas sesuai display standart kelas DIAZ Jambi dan melengkapi administrasi kelasnya. Ibu Rini Katini, S. Ag juga menjelaskan bahwa hal ini dikarenakan diberhentikannya KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), sehingga terus berkomunikasi dengan orang tua murid untuk mendampingi dalam menyelesaikan tugas mandiri. Meskipun di rumah, siswa harus meningkatkan tahfidznya sendiri  agar ketika kembali ke sekolah mereka tidak ketinggalan pelajaran.