Cambridge Teacher Training Diniyyah Al-Azhar

Sei. Kambang, Kota Jambi (dm)-Sebagai upaya pemahaman kurikulum Cambridge yang telah mulai diterapkan pada tahun ajaran baru ini, Diniyyah Al-Azhar menggelar Cambridge Teacher Training. Menghadirkan Cambridge Team Teacher Trainer dari pusat yakni Mr. Asradi Cerman.

Training diikuti oleh para guru bidang studi Bahasa Inggris dari Diniyyah Al-Azhar Bungo-Jambi-Tebo, dari unit PAUD, SDIT, SMPIT, MTs, SMAIT dan MA. Training yang dibuka oleh Wakil Direktur YPPD Al-Azhar, Ustadz H. Abdul Muhaimin El Yusufi, B.Sy.E., M.E. ini berlangsung selama satu hari pada Sabtu, (25/07/0). Cambridge Teacher Training yang mengusung tema “Stage The Lesson” ini bertempat di Aula Soekarno lantai dua Gedung Mekkah.

Dalam sambutannya yang berbahasa Inggris, Ustadz Abdul Muhaimin El Yusufi menyampaikan pesan Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar yakni Ustadz H. M Hafizh El Yusufi, bahwasanya dalam upaya menuju World Class Institution, setiap SDM di Diniyyah Al-Azhar dipersiapkan untuk menguasai beragam bahasa. Seperti Bahasa Arab dan tentunya Bahasa Inggris.

“To become a World Class Institution, we must have language competence, and the language is Arabic, and English. Arabic for us is important because we are Islamic School, and English for Global communication, for a network, for establish and for student in the global era.” Ustadz Abdul Muhaimin says.

Cambridge Teacher Training ini sendiri terbagi menjadi dua sesi. Yakni sesi pertama berlangsung pada pukul 10.00-12.00 WIB ditujukan untuk Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, dan para guru bidang Studi Bahasa Inggris untuk PAUD dan SDIT. Sementara sesi kedua yang berlangsung usai ishoma yakni pukul 14.00-17.00 WIB tersebut, ditujukan untuk Kepala Sekolah, Waka Kurikulum dan para guru bidang studi Bahasa Inggris dari unit MTs, SMPIT, SMAIT dan MA.
Mr. Adi sangat atraktif memberikan materi kepada para peserta training ini. Dirinya mengajak peserta untuk lebih atraktif dan tetap menggunakan bahasa Inggris, dengan tujuan agar nantinya ketika mengajarkan kepada para siswa mengenai kurikulum Cambridge, para siswa tidak membosankan dan suasana kelas menjadi lebih fun.

Mr. Adi menjelaskan, dalam pelatihan ini, ada perbedaan cara mengajar yang ia paparkan pada peserta training dari sesi pertama dan sesi kedua. Hal tersebut untuk menyesuaikan dengan kondisi siswa yang akan diajar oleh para peserta training yang merupakan guru bidang studi bahasa inggris di tiap Unit Diniyyah Al-Azhar, Bungo-Jambi-Tebo. Terutama para guru bidang studi Bahasa Inggris yang harus memahami terlebih dahulu bahan ajar, buku-buku yang akan digunakan untuk mengajarkan kurikulum Cambridge ini.

“Because the materials of Cambridge curriculum is very high, so Teacher need also know to teach the book effective learn” Mr. Adi says.

Diharapkan pula melalui training ini, para Kepala Sekolah, Waka Kurikulum dan Guru Bidang Studi di DIAZ Jambi dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh, sehingga dapat pula mengajarkannya kepada siswa dan siswi di Diniyyah Al-Azhar Bungo-Jambi-Tebo.