Category Archives: Kolom Guru PAUD Islam Diniyyah Al-Azhar Jambi

Mengenal Berbagai Persepsi Siswa terhadap Daya Serap dalam Pembelajaran

By | Kolom Guru PAUD Islam Diniyyah Al-Azhar Jambi | No Comments

Sebelum kita mengenal persepsi siswa tentang daya serap pembelajaran ada baik nya kita mengenal apa itu daya serap . daya serap /pikir telah di berikan kepada kita , contoh kecil sewaktu baru lahir anak melihat gantungan warna – warna di atas tempat tidur nya dan anak bayi sangat suka terhadap gantungan warna -warni tersebut berarti anak bayi sudah bisa menyerap bahwa gantungan warna2 itu lucu dan juga sewaktu TK anak 2 makan bersama2 dan ibu guru bilang kepada mereka “anak2 remah nya di ambil ya “ dan anak –anak terbiasa akan hal itu sehingga mereka akan menyerap bahwa setelah makan remah- remah nya di ambil insya allah sampai besar mereka akan seperti itu terus jika sudah makan .

Sewaktu kecil daya ,akal dan pikiran anak masih sangat murni jika kita mengajarkan hal yang baik- baik insya allah jika sudah besar dia akan mengingat hal yang baik – baik tetapi jika kita salah mengajarkan anak maka sampai besar mereka akan mengingat nya . lingkungan sangat berpengaruh besar pada daya serap belajar , lingkungan yang bersih ,nyaman akan berpengaruh dengan daya serap belajar anak saya sangat apresiasi kepada anak didik di Al – Azhar jadi sewaktu di Tk anak – anak belajar sholat dan banyak yang sudah hafal bacaan sholat dan ketika anak tersebut sudah ke SD setelah 3 bulan masuk saya bertemu dengan anak tersebut tepat pukul 09.00 saya bertanya “mau ke mana sayang “ mereka menjawab “ mau sholat dhuha bunda “ saya bertanya lagi “ sudah hafal bacaan dan niat nya nak “ lalu mereka menjawab insya allah bunda . saya langsung memeluk anak tersebut.

Mengenal Berbagai Persepsi Siswa terhadap Daya Serap dalam Pembelajaran Perguruan Al-Azhar Jambi

Saya sangat  apresiasi karena dari kecil mereka dapat menyerap yang baik dan dengan lingkungan yang baik agar menjadi anak yang baik pula , di surat al – alaq allah berfirman “ bacalah dan tuhanmu lah yang maha mulia , yang mengajar manusia dengan pena , dia mengajar kan manusia apa yang tidak di ketahui nya “ ( al – alaq ayat 2-5) .jadi jelas lah bahwa allah mengajar kita untuk belajar dan menyerap ilmu dengan baik agar ilmu yang kita serap akan jadi bekal kita di masa datang .

Daya serap anak didik kita itu berbeda- beda ada anak – anak jika kita menerangkan satu kali anak tersebut langsung bisa menyerap nya tetapi ada anak juga yang berkali – kali di terang kan barulah mereka mengerti .ada siswa yang lebih menyukai pelajaran tematik dan ada juga siswa yang suka berkreatifitas . sebenar nya daya serap siswa itu tergantung pada kemampuan dan kekuatan untuk melakukan sesuatu untuk bertindak dalam menyerap pelajaran oleh setiap siswa , pada diri siswa sendiri daya serap antar lain daya mengingat , berfikir merasakan dan kesemua nya itu berbeda –beda kekuatan daya serap nya . dan daya serap itu harus di latih sehingga dapat berfungsi dengan baik percuma jika daya serap anak itu sangat baik tetapi tidak di latih maka tidak akan ada apa- apanya. Daya serap sering lambat karena pembelajaran tidak sesuai dengan yang di harap kan siswa sehingga siswa menjadi lambat dalam menyerap menjadi jenuh dan bosan sehingga tidak ada daya serap pembelajaran dari guru yang mereka serap .

Minat dan Motivasi siswa harus kita pahami sehingga daya serap mereka mereka menjadi optimal , dan apa yang guru kasih pembelajaran aka mudah di terima oleh anak didik kita ,  guru harus memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak menjenuhkan dalam pembelajaran jangan hanya di berikan catatan terus dan memberikan LKS saja bagaimana daya serap anak akan di asah  jika pembelajaran yang kita  berikan tidak optimal bagi anak didik kita .

كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya (hukum-hukum-Nya) supaya kamu mau menggunakan akal.(QS Al Baqoroh: 242)

Saya melihat Pada diri siswa terdiri berbagai daya serap, yaitu antara lain daya mengingat, berfikir, merasakan, kemauan, dan sebagainya. Tiap daya mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Tiap orang memiliki daya-daya tersebut, hanya berbeda kekuatannya saja. Agar daya-daya itu berkembang (terbentuk) dengan baik maka daya-daya itu perlu dilatih, sehingga dapat berfungsi sesuai dengan fungsinya masing-masing. Sering terjadi, melambat nya  daya serap siswa di sekolah disebabkan mereka tidak biasa dengan budanya sekolah sehingga mereka lambat dalam menyikapinya. Kebiasaan dalam belajar yang tidak sesuai dengan yang diharapkan siswa, akan menyebabkan minat dan motivasinya semakin pudar. Sehingga dalam belajar ada keterpaksaan yang tidak diinginkan oleh siswa dan mengakibatkan proses belajar mengajar tidak optimal. Hal yang sangat menyulitkan dalam pembelajaran adalah adanya perbedaan daya serap individual diantara siswa yang satu dengan yang lainnya walaupun dalam umur yang sama dan kelas yang sama. Semakin tinggi kelasnya maka semakin besar pula perbedaannya. Pembelajaran individual akan senantiasa merupakan masalah perhatian para pendidik. Sejak lama diketahui adanya perbedaan antara berbagai individu yang harus diperhatikan.

Saya menyaran kan untuk ibu guru di sekolah ajar kan lah anak dengan pelajaran yang menyenang kan , jangan hanya mencatat tetapi banyak- banyak lah menerangkan dan memberikan ilmu yang kita punya dengan optimal , bukalah hati kita jika anak didik kita mulai jenuh berilah semacamkegiatan yang menbuat anak didik kita kembali semangat dan pelajaran yang kita berikan akan masuk dan di serap nya dengan baik .

Dan saya menyarankan juga dengan anak didik agar lebih optimalkan daya serap dan daya pikir kita karena ilmu yang di be0rikan oleh ibu guru adalah untuk kebaikan anak didik agar menjadi anak yang berhasil di kemudian hari baik untuk dunia dan akhirat bersyukur lah bagi anak didik yang menuntut ilmu di Al- Azhar karena bukan untuk berhasil di dunia saja tetapi juga untuk agama kita untuk bekal kita di akhirat nanti . banyak orang yang menyesal kenapa tidak menyerap ilmu dari kecil sehingga sudah besar barulah menyesal . jadi seraplah ilmu sebanyak- banyak nya untuk bekal kita di kemudian hari dan tuntulah ilmu setinggi- tinggi nya .

Saya juga menyaran kan bagi orangtua ajarkan lah anak di rumah jangan hanya di sekolah saja belajar nya karena di rumah pun orang tua wajib melihat pelajaran anak nya dan mengetahui perkembangan anak didik , rajin-rajin lah bertanya kepada ibu guru jangan jadi orang tua yang apatis dan tidak mau peduli terhadap penyerapan belajar anak .

Safni Yulianti, S.Pd.

Wakil Kepala PAUD Islam Al-Azhar Jambi