Category Archives: Kolom Direktur

Al-Azhar Jambi Terus Memaksimalkan Usaha

By | Kolom Direktur | No Comments

Assalamu’alaikum warohmatullahi wa barakaatuh.

Tentunya tidak ada kata yang pantas terucap selain diawali dengan Pujian kepada Allah SWT, Rabb semesta alam, yang telah banyak memberikan nikmat-Nya untuk kita. Sehingga tidak salah banyak yang menjawab ketika ditanyakan pekerjaan apa yang paling sulit untuk dilakukan?. Jawabannya secara mutlak pekerjaan yang paling sulit untuk dilakukan yaitu menghitung nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.

16_18

Artinya: “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. An-Nahl : 18)

Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin.

Shalawat beserta salam tidak henti-hentinya kita kirimkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad.

Pembaca Budiman, bahagia rasanya dapat bersilaturahim melalui media Buletin Al-Azhar Jambi ini. Merupakan suatu kesyukuran yang tidak dapat diukur dengan suatu apapun karena tanpa redhaNya segala sesuatu tidak akan dapat terlaksana. Banyak hal yang dapat kami sampaikan melalui kumpulan kata sehingga menjadi kalimat dan kemudian tersampaikan segala bentuk informasi untuk mengenalkan lebih jauh mengenai hal-hal yang sudah kita laksanakan dalam rangka mengembangkan pendidikan di Perguruan Al-Azhar Jambi ini. Sampai pada saat ini, kami menyadari bahwasanya tidak ada satu apapun yang besar tanpa kepedulian orang lain. Perguruan Al-Azhar Jambi berkembang, dapat dirasakan manfaatnya dan menjadi seperti apa yang kita lihat pada saat ini adalah karena kepedulian kita bersama.

Berbagai penghargaan atas pencapaian telah banyak diterima dalam beberapa tahun ke belakang diantaranya:

  1. “The Best Favorite Islamic School of the Year 2015” yang diberikan oleh Indonesia Achievement Centre pada ajang School Challanges Award, Bussines Challanges Award dan Academy Challanges Award 2015.
  2. “The Best Tutoring in Education 2015” yang diberikan oleh Indonesia Development Achievement Foundation pada ajang Indonesia Creative School Quality Award 2015.
  3. “The Best Leading Quality Education Program of the Year 2016” yang diberikan oleh Indonesia Development Achievement Foundation pada ajang Education Quality  Award 
  4. “The Best Leading Education Islamic School of the Year 2016” yang diberikan oleh Indonesian Achievement Center pada ajang Smart & Innovation School Award 2016.

Hal ini tentunya menjadi batu loncatan ke depan untuk terus berupaya mencipatakan inovasi yang lebih baik. Sekaligus menjadi motivasi untuk mempertahankan dan lebih meningkatkan kekompakan antar-komponen pendukung di Perguruan Al-Azhar Jambi.

Pada tahun ini, Al-Azhar Jambi berupaya menyusun formasi baru susunan kepengurusannya sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi. Beberapa divisi dibentuk guna memaksimalkan hasil yang ingin dicapai. Diantaranya, Divisi TU dan Kepegawaian, Divisi Pengajaran, Divisi Keuangan, Divisi Otonom, Divisi Rumah Tangga, Divisi Unit Usaha dan Divisi Perguruan Tinggi. Yang diharapkan dengan tantangan yang semakin besar akan lebih memperkuat kerjasama antar divisi yang ada. Selanjutnya beberapa unit juga turut menjadi bagian pendukung suksesnya program di masing-masing divisi.

Selain itu, upaya kerjasama terus dimakasimalkan demi terwujudnya cita-cita bersama menuju World Class Institution 2015-2025. Dengan mengajak beberapa perguruan tinggi swasta favorit untuk turut serta mendukung program beasiswa bagi lulusan SMA IT Al-Azhar Jambi dan MA Diniyyah Muara bungo yaitu salah satunya dengan Sekolah tinggi Ekonomi Islam SEBI Depok Jawa Barat.

Dalam hal peningkatan mutu SDM, Al-Azhar Jambi bekerjasama dengan beberapa institusi dengan harapan dapat bersama melakukan pembinaan dan peningkatan mutu SDM melalui program SIG yang dilaksanakan rutin setiap minggunya pada hari Jum’at. Diantaranya:

  1. National English Centre: kerjasama di bidang peningkatan skill berbahasa Inggris bagi guru dan karyawan Al-Azhar Jambi.
  2. Yayasan Karantina Tahfizh Nasional: kerjasama di bidang hafalan Qur’an Guru dan karyawan Al-Azhar Jambi.

Pada tahun ini, dalam pelaksanaan Studi Intensif Guru langsung di bawah koordinasi Unit HRD Perguruan Al-Azhar Jambi diharapkan akan lebih terkoordinir dan dapat berjalan maksimal sesuai dengan yang diharapkan.

Dalam hal pengembangan sarana belajar, pada saat ini sedang dibangun gedung Shafa yang mana pengerjaannya sudah masuk pada pengerjaan 45%. Diharapkan pembangunan gedung shafa ini direncanakan akan rampung pada bulan Mei 2016 mendatang yang mana akan diperuntukkan bagi Ruang Belajar SD IT Al-Azhar Jambi. Dan enshAllah akan dilanjutkan pembangunan gedung Shafa tahap ke-2 dan ke-3.

Pada momen Al-Azhar Expo 2016 kali ini, merupakan perhelatan akbar tahunan sebagai media silaturahim bersama seluruh lapisan masyarakat, pemerintah dan antar-sekolah khususnya di provinsi Jambi. Hal ini dirasa penting dalam bekerjasama dan saling berbagi dalam kebaikan mambangun pendidikan di provinsi Jambi yang lebih baik. Banyak hal tentunya terinspirasi dari apa yang pernah dilihat, didengar dan dirasakan sehingga menjadi inovasi yang patut dikembangkan dalam proses pembinaan dan pembelajaran peserta didik yang kelak diharapkan menjadi generasi penerus yang bukan hanya cerdas dalam intelektual namun juga cerdas dalam emosional dan spiritualnya.

Pengembangan kecerdasan intelektual siswa dengan memaksimalkan kualitas dan mutu pembelajaran di kelas yang mana diharapkan menjadi legacy dan mau tidak mau proses ini harus dijalani hingga tingkat strata pendidikan tertinggi.

Pengembangan kecerdasan emosional, Al-Azhar mempunyai strategi khusus dengan mengadakan program talent school, PHBN, Organisasi Siswa, kegiatan pendukung dan pembiasaan karakter di sekolah.

Sedangkan pengembangan spiritual siswa banyak ditekankan pada kegiatan pembiasaan di sekolah. Contohnya, shalat Berjamaah, shalat sunat Dhuha. Ditunjang dengan kegiatan PHBI.

Akhirnya, segala daya dan upaya berujung kepada-Nya jua, Allah SWT. Manusia hanya diperintahkan berusaha semaksimalnya. Allah tidak akan menguji di luar batas kemampuan hamba-Nya. Ketika Allah memberikan cobaanNya kepada kita, meyakini kita mampu dan pasti bisa adalah modal besar dan wajib dilakukan. Banyak hal yang menjadi PR yang harus diselesaikan. Tentunya dengan tekad yang kuat, kekompakan dan doa kita bersama diharapkan akan menjadi bahan bakar yang akan terus membawa ke arah kemajuan. Semoga Allah meridhai.

Jayalah Islamku! Jayalah Indonesiaku! Jayalah Jambiku! Jayalah Al-Azharku!

Al-Azhar Dulu, Sekarang dan Esok Hari

By | Kolom Direktur | No Comments

Berbicara tentang hasil, tentunya kita tidak melupakan proses bagaimana hasil itu dapat diraih. Walaubagaimanapun proses sangat menentukan hasil yang akan dicapai.

Perguruan Al-Azhar Jambi dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah yang sudah menginjak usianya yang ke 38 Tahun tentunya adalah hasil usaha jerih payah melewati perjalanan panjang penuh liku dan pada akhirnya sampailah pada saat sekarang ini seperti yang dapat kita lihat dan nikmati bersama manfaatnya. Dalam hal ini, saya akan menyampaikan true story yang penting untuk kita ketahui bersama sebagai motivasi untuk kita bergerak lebih baik kedepan. Dalam al-Qur’an Allah berfirman

Al-Ankabut 69

Artinya:  Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) kami, benar- benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Al-Ankabut : 69).

Dalam hal ini pula saya membagi 3 fase penting dalam sejarah pendirian dan perkembangan yayasan khususnya Perguruan Al-Azhar Jambi dimana masing-masing fase mempunyai nilai histori dan tantangan yang berbeda-beda.

  1. Fase rintisan

        Perguruan Al-Azhar Jambi berada di bawah naungan  yayasan  pondok pesantren Diniyyah Muara bungo berdiri sejak tahun 1977  di pimpin oleh Umi Dra. Hj. Rosmaini, ms hingga sekarang. Dengan berbekal ilmu yang beliau peroleh pada perguruan Diniyyah puteri Padang Panjang dan pengalaman  dalam mengelola Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah di Muara bungo serta atas saran dan dukungan dari bapak H. Kadir basalamah, (yang pada saat itu menjabat dirjen bimas islam), dukungan  buya H. Moh. Natsir (mantan perdana menteri RI) dan walikota Jambi bapak Drs. H. Azhari, maka pada tahun 1987 di bukalah Perguruan Al-Azhar Jambi di kota Jambi.

         Umi Hj. Rosmaini, Ms bertekad bahwa ke depan program pendidikan anak usia dini harus terus di kembangkan. karena kecerdasan dan kepandaian anak bukan di tentukan oleh faktor keturunan saja, melainkan di tentukan pula oleh gizi sejak kandungan serta pendidikan sejak usia dini. pendidikan anak usia dini menjadi begitu penting mengingat masa depan bangsa ini akan di tentukan oleh lahirnya generasi muda yang potensial dan berprestasi. Menyiapkan anak dan generasi mendatang sangat ditentukan oleh kesungguhan orangtua, pendidik dan pemerintah dalam menyediakan situasi dan kondisi yang kondusif bagi pendidikan anak-anak bangsa generasi penerus masa depan tersebut.

Al-Azhar Dulu, Sekarang dan Esok Hari

        Perguruan Al-Azhar Jambi didirikan pada tanggal 14 Maret 1987, bermula dari unit TK Islam Al-Azhar Jambi sebagai TK percontohan di mana dalam sistem pengajarannya memadukan unsur keilmuan , keislaman, budi perkerti luhur dan keterampilan. dengan izin Allah swt dan kerjasama dari segenap pengurus,  maka pada tanggal 20 Juli 1987 Resmi dibukalah TK Islam  Al-Azhar Jambi untuk tahun ajaran 1987-1988 angkatan perdana.

  Keadaan pada saat itu, belumlah seperti pada saat ini. Keilmuan  berkembang pesat, akan tetapi belum memberikan penekanan tertentu, terutama pada pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan agama bagi usia dini. Hanya sedikit kalangan masyarakat yang menyadari bahwa usia anak anak adalah masa penting dalam penanaman sifat/karakter dan dasar dasar keislaman. pendidikan taman kanak kanak masih dipandang fase awal yang hanya berfungsi memperkenalkan anak anak terhadap kebiasaan/keharusan  tentang sekolah, belajar dan berhitung. Hal ini terlihat dengan masih minimnya jumlah sekolah islam pada saat itu. Meski pun ada, akan tetapi belum terlihat adanya perbedaan penyelenggaraan pembelajaran pada pendidikan islam dengan yang bersifat umum dilatarbelakangi masih kurangnya pemahaman dan kualitas tenaga pendidik saat itu.

Dengan perbedaan yang diusung, TK islam Al-Azhar Jambi merupakan jawaban Bagi masyarakat yang haus akan pembelajaran islam yang dapat bersinergi dengan sekolah. TK islam Al-Azhar Jambi menjadi pelapor sebagai TK islam pertama yang benar-benar menerapkan pembelajaran secara islami bagi anak anak didiknya. perkembangan pembelajaran terus di lakukan, khususnya dengan adanya network ibunda pimpinan yayasan dengan Badan Pembina Taman kanak-kanak Islam se-Indonesia  (BPTKI),  sehingga sangat mendukung informasi tentang penerapan TK islam untuk dituangkan di TK islam Al-Azhar Jambi.

  1. fase pengembangan

      Hambatan dan tantagan terus saja di hadapi oleh Pengurus yayasan dan begitu dirasakan tenaga sudah hampir habis dalam menghadapi banyak dan beratnya permasalahan, pada tahun 2000 Allah swt mempertemukan ibu pimpinan yayasan dengan bapak Dr. Fasli jalal, putra dari bapak H. Jalal ibrahim, mantan kepala sekolah Kuliyatul Mualimat al-Islamiyah [KMI] Diniyyah puteri Padang Panjang. Bapak Fasli jalal yang berkenan menjadi penasihat ahli di yayasan selalu memberikan dorongan dan dukungan yang sangat berarti dalam pengelolaan dan pengembangan yayasan serta penyelenggaraan pendidikan di Perguruan Diniyyah  Muara bungo dan di Perguruan  Al-Azhar Jambi.

Salah satu pengembangan yang dilakukan adalah dengan pembukaan Sekolah Dasar Islam Terpadu [SDIT] Al-Azhar Jambi, dengan konsep awal sebagai sekolah alam dan terus berkembang menjadi sekolah islam berbasis teknologi. Inilah yang menjadi cikal bakal Sekolah Islam Terpadu Pertama di Provinsi Jambi yang berdiri pada tahun 1999 beriringan dengan berdirinya SDIT Diniyyah Muarabungo. Tantangan yang dihadapi dalam perkembangannya terus diatasi, mulai dari mengubah paradigma mayarakat yang masih belum terbiasa dan belum mengerti tentang bagaimana konsep sebuah FULL DAY SCHOOL. Masyarakat luas yang notabene masih mempunyai pandangan bahwa sekolah islam itu kolot, ndeso dan ga selaras dengan perkembangan zaman serta meyakini bahwa sekolah negeri akan mempunyai peluang yang lebih luas untuk melajutkan pendidikan ke sekolah-sekolah lanjutan favorit nantinya.

Seiring berjalannya waktu, SDIT Al-Azhar Jambi yang sekarang merupakan SDIT Pertama dan terbesar di Provinsi  Jambi dengan konsep yang menggabungkan antara pembelajaran agama dan umum memungkinkan siswa/i untuk mendalami ilmu agama dan umum secara bersama, akhirnya mulai membuka mata walimurid  yang telah merasakan perubahan dan pencapaian yang diinginkan dari anak anak mereka dan juga terhadap apa yang dicapai sekolah. Bahkan dengan hadirnya SDIT Al-Azhar Jambi dan SDIT Diniyyah Muarabungo bermunculan lah sekolah sekolah dengan konsep yang sama seperti yang kita lihat pada sekarang ini. kesinambungan pendidikan islam yang dibangun  mulai dari pendidikan anak usia dini  pada TK islam Al-Azhar Jambi dan di lanjutkan dengan SDIT  Al-Azhar jambi, membuktikan dirinya dengan hasil bentukan karakter dan keilmuan yang dimilki anak anak dan siswa/i. Dilanjutkan dengan Sekolah lanjutan dengan konsep yang sama pada tahun 2004 dibukalah SMP IT Al-Azhar Jambi dan SMA IT Al-Azhar Jambi pada tahun 2009.

Dalam kegiatan operasional perguruan Al-Azhar jambi di jalankan oleh Direktur  pendidikan Yayasan, dimana Direktur Pendidikan Yayasan pada fungsinya ditekankan pada pengembangan dan kemajuan unit pendidikan dibawah naungan Yayasan. Perguruan Al-Azhar Jambi telah banyak mengukir prestasi di tingkat kabupaten, provinsi bahkan tingkat nasianal, dengan total perserta didik sebanyak  2000  lebih siswa yang tersebar di PAUD , SDIT, SMPIT dan SMAIT Al-Azhar jambi, dengan jumlah guru dan karyawan yang berjumlah 152 orang. Untuk jenjang pendidikan tinggi, Perguruan Al-Azhar Jambi menyelenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah  Al-Azhar Diniyyah Jambi [STIT-AD], yang menyelenggarakan jurusan pendidikan agama islam (PAI) dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al-Azhar Diniyyah Jambi  [STKIP-AD], yang menyelenggarakan jurusan Pendidikan Guru bahasa Inggris dan pendidikan Guru PAUD. Yang lebih membanggakan beberapa diantara para alumni Perguruan Al-Azhar Jambi berhasil melanjutkan pendidikannya ke beberapa kampus terfavorit, baik di dalam maupun luar negeri.

  1. Fase Menuju Puncak

Keadaan terus berkembang, bukan hanya pada dunia umumnya, juga pada dunia pendidikan. Paradigma masyarakat yang dahulunya memisahkan keilmuan dan agama, telah berubah. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, utamanya pendidikan agama sudah meningkat dengan pesat. Yang dahulunya merupakan tantangan kini telah terlewati. Akan tetapi bukan bearti jalan kedepan akan dapat dilalui dengan mulus. Tantangan pun terus berkembang. Dengan kesadaran dan animo masyarakat yang semakin tinggi maka tuntutan akan kualitas pendidikan yang diberikan sekolah, khususnya sekolah islam juga semakin tinggi. Sekolah islam diharuskan untuk terus menata diri menjadi institusi yang profesional, baik dari segi kegiatan pembelajaran maupun dari segi penataan manajemen.

Bukan hanya itu, dari segi sarana dan pra sarana terus dikembangkan. target penyelesaian selama 2 tahun dengan izin Allah penyelesaian gedung baru 4 Lantai, Shafa dan Marwa akan segera rampung. Gedung ini nantinya diperuntukkan bagi lokal belajar siswa/i SDIT dan SMP IT Al- Azhar Jambi. Penyelesaian pembangunan Masjid untuk lantai 2 dan 3 pun akan menjadi prioritas untuk tahun berikutnya. Mengingat kapasitas yang ada sekarang hanya mampu menampung sekitar 800 siswa. Sedangkan Jumlah siswa pada saat ini berjumlah 2000 siswa. Swimming pool, sport hall dan convention centre tentu akan dilanjutkan di tahun berikutnya dalam rentan waktu paling lama 8 tahun mendatang.

Peningkatan mutu SDM, Slowly but sure juga terus diupayakan untuk mencapai standar world class. Standar kompetensi Pendidik berkelas internasional terus di upayakan dengan diadakannya Studi Intensif guru, Seminar, Workshop dan training pengembangan diri yang mudah-mudahan akan terus memacu perkembangan dari sisi Sumber daya manusia. Selain itu juga penempatan posisi SDM yang sesuai dengan keskillan masing masing sehingga mampu menempati posisi yang berperan memajukan institusi.

Kami, segenap keluarga besar Perguruan Al-Azhar Jambi tentunya terus berupaya memberikan manfaat yang besar dan banyak kepada sesama. dengan mengedepankan nilai-nilai khairunnas anfauhum linnaas inilah  yang terus menjadi bahan bakar bagi kami kedepan untuk mewujudkan visi Perguruan Al-Azhar Jambi 2015-2025 yaitu “Menuju World Class Institution yang terus menyeimbangkan pola pengajaran terpadu Al-Qur’an, Hadits dan kelimuan Modern”. Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan demi terwujudnya generasi emas dimasa yang akan datang. Mempersiapkan generasi islam penerus masa depan yang akan memimpin peradaban. Maka insyaAllah dengan dipimpinnya posisi-posisi penting di Dunia oleh generasi islam yang islami ini, maka tegaknya khilafah dan keberkahan di bumi Allah ini akan bisa kita nikmati pada fase kepemimpinan islam tersebut. Subhanallah.. walhamdulillah.. walaailaaha illallah wallahu Akbar…

Bersama Bangkitkan Kejayaan Islam

By | Kolom Direktur | No Comments

Hidup di era sekarang ini, tidak dipungkiri telah membawa dampak ke dalam sistem dan tatanan hidup masyarakat, demikian pula halnya dengan dunia pendidikan sebagai media transformasi ilmu pengetahuan dan pencetak generasi penerus di masa yang akan datang. Tuntutan modernisasi haruslah mampu dimaknai dengan kaidah yang sebenarnya, yaitu menjadikan sesuatunya lebih baik dari yang sebelumnya. Dalam artian, modern bukanlah meninggalkan sesuatu yang sudah tertradisi dengan baik, namun lebih kepada menjaga dan memelihara inovasi yang telah dimunculkan dan berusaha mencari inovasi-inovasi yang lainnya.

مُحَافَظَةُ عَلَى قَدِيْمِ الصَّالِحْ وَالْاَ خْذُ عَلَى جَدِيْدِ الْاَ صْلَحْ

Yang artinya: “Memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik”

Meninggalkan kejahiliyahan menuju ke alam yang terang lagi menerangi bersama cahaya islam. Hal ini tentunya menjadi PR berat bagi kita semua baik Guru dan Orangtua. Read More

Success Starts Here

By | Kolom Direktur | No Comments

“Melakukan Hal yang terbaik hari ini merupakan upaya memantaskan diri kita untuk mendapatkan kesuksesan pada hari esok”.

Perjalanan hidup manusia yang dijalani selama berpuluh-puluh tahun tentunya banyak memberikan hikmah dan pelajaran yang sangat berarti bagi kita sebagai generasi penerus yang hidup pada masa sekarang. Sejarah telah membuktikan berapa banyak manusia yang mendapatkan kesuksesannya dan tidak selamanya ditandai pada penghargaan, pujian ataupun banyaknya piala yang telah diraih yang seyogyanya diagung-agungkan oleh manusia yang lain.  Meski itu semua sah-sah saja untuk didapatkan namun bukanlah jaminan untuk sukses itu sendiri. Yang akhirnya banyak orang yang kesulitan dalam mengulang kesuksesannya kembali.

Setiap orang ingin mencapai keberhasilan dalam karir, bisnis dan kehidupannya. Dan tidak ada satupun orang di dunia yang menginginkan gagal dalam urusan apapun. Untuk menggapai kesuksesan yang kita impikan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, banyak halangan dan rintangan yang harus dihadapi dan butuh pengorbanan. In order to get something, you have to sacrifice something. Karena setiap yang datang adalah ujian, maka kita harus mempelajari bagaimana cara menjawab soal-soal yang diberikan kepada kita. Berbekal pengalaman dalam menyelesaikan setiap maslah dan ujian yang dihadapi akan semakin meningkatkan kwalitas diri dan siap menuju masalah ujian di level berikutnya yang lebih tinggi. Pepatah arab mengatakan, wa ma ladzzattu illa ba’da ta’ab. Tidaklah aku merasakan nikmatnya keberhasilan setelah bersusah payah. Ibarat pepatah, berakit-rakit kehulu berenang renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu makan akan bersenang senang kemudian. Ya, Tidak ada yang mudah, Allah pun mengukur sejauh mana usaha dan kwalitas kita. Dan tidak ada yang dapat merubah diri kita kecuali diri kita sendiri, karena sukses dan gagal itu adalah pilihan bukan taqdir. Hanya doa dan usahalah yang dapat mengubah tadir kita. Dalam Qur’an surah Arra’d ayat 11 Allah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang ada pada diri mereka”

Nilai ujian yang berbentuk angka atupun huruf di bangku sekolah bukan semata-mata jaminan kesuksesan dimasa yang akan datang melainkan hanyalah corner stone alias batu loncatan untuk pilihan karir kedepan. Namun karakter jualah yang menentukan. Tantangan hidup bukan hanya dibangku sekolah kuliah saja, masih banyak tantangan hidup kedepan yang mesti dilewati untuk mencapai kesuksesan itu sendiri. maka dibutuhkan karakter yang kuat, tangguh, pantang menyerah dan memiliki jiwa sosial yang tinggi membantu sesamanya.

Banyak cara dan jalan yang diajarkan Al-Quran agar umat Muslim meraih sukses dalam profesi apa pun. Bahkan, Al-Quran menganjurkan untuk saling berlomba dalam meraih sukses, baik sukses dalam mencari rezeki, karir maupun sukses dalam beramal. Di dalam Al-Qur’an banyak sekali kita temukan ayat-ayat yang berbicara tentang kesuksesan dan orang-orang sukses dengan berbagai macam lafadh. Diantaranya berikut ini:

1. Qod Aflaha: (QS. Al-Mukminuun: 1-11, Al-A’la: 14-15 dan Asy-Syams: 9)

2. Al-Muflihuun: (QS. Al-Baqarah: 1-5, Ali ‘Imraan: 104, Al-A’raaf: 8, 157, At-Taubah: 88, Al-Mukminuun: 102, An-Nuur: 51, Ar-ruum: 38, Luqmaan: 1-5, Al-Mujaadalah: 22, Al-Hasyr: 9 dan At-Taghaabun: 16)

3. Al-Muflihiin: (QS. Al-Qashash: 67)

4. Tuflihuun: (QS. Al-Baqarah: 189, Ali ‘Imraan: 130, 200, Al-Maa’idah: 35, 90, 100, Al- A’raaf: 69, Al-Anfaal: 45, Al-Hajj: 77, An-Nuur: 31 dan Al-Jum’ah: 10)

5. Al-Faa’izuun: (QS. At-Taubah: 20, Al-Mukminuun: 111, An-Nuur: 52 dan Al-Hasyr: 20)

6. Faqod Faaz: (QS. Ali ‘Imraan: 185 dan Al-Ahzaab: 70-71)

7. Fawzan: (QS. Al-Fath: 4-5)

8. Al-Fauz: (QS. An-Nisaa’: 13, Al-Maa’idah: 119, Al-An’aam: 16, At-Taubah: 73, 89, 100, 111, Yuunus: 64, Ash-Shaaffaat: 60, Ghoofir: 9, Ad-Dukhaan: 57, Al-Jaatsiah: 30, Al-Hadiid: 12, Ash-Shaff: 12, At-Taghaabun: 9 dan Al-Buruuj: 11)

Semua ayat tersebut berbicara tentang kesuksesan dan orang-orang sukses yang kalau kita simpulkan dari ayat-ayat diatas bahwasanya orang sukses adalah orang yang mengikuti aturan-aturan Allah Ta’ala, ta’at kepada Allah dan RasulNya, tidak durhaka, banyak berbuat kebaikan dan manfaat untuk diri sendiri, keluarga dan orang lain, beriman dan beramal saleh, meninggal dunia Husnul Khatimah, selamat dari adzab kubur dan adzab neraka serta masuk surga.

Firman Allah dalam Al-Qur’an surah alHajj ayat 77 yang berbunyi:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.”
Ayat di atas merupakan perintah yang ditujukan kepada Mu’min agar melaksanakan misi mereka. Hai orang-orang yang beriman, ruku’ dan sujudlah kamu, yakni laksanakan shalat dengan baik dan benar, serta sembahlah Tuhan Pemelihara dan Yang selalu berbuat baik kepada kamu, sembah dan ibadah antara lain dengan berpuasa, mengeluarkan zakat, melaksaakan haji, dan aneka ibadah lainnya dan perbuatlah kebajikan seperti bersedekah, silaturrahim, serta amal-amal baik dan akhlak yang mulia, semoga kamu yakni lakukanlah semua itu dengan harapan mendapat kemenangan.
M. Quraish Shihab berpendapat bahwa ayat ini secara umum telah mencakup semua tuntunan Islam, dimulai dari akidah yang ditandai dengan penamaan mereka yang diajak dengan orang-orang yang beriman, selanjutnya dengan memerintahkan shalat dengan menyebut dua rukunnya yang paling menonjol yaitu ruku’ dan sujud. Penyebutan shalat secara khusus karena ibadah ini merupakan tiang agama. Setelah itu disebut aneka ibadah yang mencakup banyak hal, bahkan dapat mencakup aktivitas sehari-hari jika motivasinya adalah mencari ridha Ilahi, dan akhirnya ditutup dengan perintah berbuat kebajikan yang menampung seluruh kebaikan duniawi dan ukhrawi, baik yang berdasar wahyu maupun nilai-nilai yang sejalan dengan tujuan syariat, baik yang berupa hukum dan undang-undang maupun tradisi dan adat istiadat. Jika hal-hal di atas dipenuhi oleh satu masyarakat, maka tidak diragukan pastilah mereka, secara individual dan kolektif, akan meraih sukses yakni meraih apa yang mereka harapkan di dunia dan di akhirat.
La’allakum tuflihun (semoga kamu mendapat kemenangan) mengandung isyarat bahwa amal-amal yang diperintahkan itu, hendaklah dilakukan dengan harapan memperoleh al-falah (keberuntungan) yakni apa yang diharapkan di dunia dan di akhirat. Kata la’alla (semoga) yang tertuju kepada para pelaksana kebaikan itu, memberi kesan bahwa bukan amal-amal kebaikan itu yang menjamin perolehan harapan dan keberuntungan apalagi surga, tetapi surga adalah anugerah Allah dan semua keberuntungan merupakan anugerah dan atas izin-Nya semata.
Kata tuflihun terambil dari kata falaha yang juga digunakan dalam arti bertani. Penggunaan kata itu memberi kesan bahwa seorang yang melakukan kebaikan, hendaknya jangan segera mengharapkan tibanya hasil dalam waktu yang singkat. Ia harus merasakan dirinya sebagai petani yang harus bersusah payah membajak tanah, menanam benih, menyingkirkan hama, dan menyirami tanamannya, lalu harus menunggu hingga memetik buahnya. (M. Quraish Shihab, Vol-9, 2002:130 – 131)

Jadi, cara untuk menggapai kesuksesan menurut tafsir atas Q.S. Al-Hajj (22) ayat 77 adalah sebagai berikut:
1. Beriman kepada Allah SWT.
2. Mendirikan shalat sebagai tiang agama.
3. Beribadah menghambakan diri kepada Allah SWT dengan motivasi menggapai ridho-Nya.
4. Berbuat kebaikan yang mencakup kebaikan duniawi dan ukhrawi, baik yang berdasar wahyu maupun nilai-nilai yang sejalan dengan tujuan syariat, baik yang berupa hukum dan undang-undang maupun tradisi dan adat istiadat.
Jika hal-hal di atas dipenuhi oleh satu masyarakat, maka tidak diragukan pastilah mereka, secara individual dan kolektif, akan meraih sukses yakni meraih apa yang mereka harapkan di dunia dan di akhirat.

Yang terpenting sekarang adalah fokus pada kelebihan dan potensi kita jadikan sebagai pemacu untuk berbuat lebih banyak dan bermanfaat bagi orang lain. Di dunia ini hanya ada 2 pilihan sukses atau gagal, surga atau neraka. Dan sekali lagi, itu bukanlah taqdir melainkan pilihan kita. Tidak ada yang bisa mengubah diri kita kecuali diri kita sendiri. Believe in your self and starts from Now for your succes in this life and the hereafter. Pada kesimpulannya, Sukses itu bearti orang besar. Orang besar disini bukan lah yang dimaksud besar badannya atau tinggi jabatannya ataupun banyak hartanya, namun orang besar adalah orang yang manfaat dirinya besar bagi orang lain. saat kita dapat merasakan ketenangan, kebahagiaan, keselamatan dan kepuasan baik lahir dan batin maupun dunia dan akhirat. Think about it!

H. Moch. Hafizh El-Yusufi.

Direktur Pendidikan YPPD-Al-Azhar Jambi

Lepas Landas Menuju World Class Institution 2015-2025

By | Kolom Direktur | No Comments

Perguruan Al-Azhar Jambi di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah Muara Bungo, meyakini bahwa Pendidikan adalah sebuah kata yang lebih luas maknanya jika dibandingkan dengan kata “ilmu pengetahuan duniawi” semata. Pendidikan semestinya dipandang sebagai Pengembangan dari nilai-nilai yang diajarkan oleh Agama Islam. Sebagaimana firman Allah SWT dalam ayat pertama pada wahyu perdana yang diturunkan kepada Baginda Muhammad lewat Malaikat Jibril Alaihissalam yang berbunyi “iqra`”. Ini menegaskan bahwa perintah membaca tidak hanya ditujukan kepada nabi semata, tetapi juga kepada seluruh umat manusia. Kata iqra’ memiliki makna yang mendalam dan strategis dalam ilmu pengetahuan. Dan realisasinya merupakan pembuka jalan kebahagiaan hidup duniawi dan ukhrawi. Artinya, mencoba mengutip ungkapan Baginda Muhammad SAW yang artinya “Sukses di dunia dengan ilmu, sukses di akhirat Juga dengan ilmu dan bagi siapa yang ingin meraih sukses di dunia dan juga di akhirat, dengan ilmu”. Subhanallah… Berbahagialah orang yang memiliki ilmu dan yang mengamalkannya. Dalam firmanNya yang berbunyi:

Artinya : “Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (Q.S. Al-Mujadilah: 11)

Pemahaman Perguruan Al-Azhar Jambi dalam memaknai pendidikan ini tentunya memiliki pengaruh besar pada setiap program pendidikan yang dilaksanakan. Selain daripada itu, perjalanan untuk menimba ilmu ke berbagai negara-negara di pelbagai belahan dunia selain menambah wawasan dan pengetahuan tentunya juga memperkuat pemikiran dasar bahwa ilmu agama haruslah dijadikan dasar dalam mendidik generasi penerus Islam. Apalagi kemajuan zaman yang tidak semuanya membawa dampak kebaikan, semestinya dapat dibentengi dengan nilai-nilai ajaran yang sudah diwariskan dalam agama. Tidak dapat dipungkiri perkembangan dunia teknologi dan media merupakan era kebebasan yang menjadi salah satu hal yang tidak dapat terelakkan, sehingga tanpa disadari, pertukaran informasi dan budaya yang terjadi dapat berperan sebagai pengguncang aqidah dan karakter ummat. Tergerus dan hilangnya karakter suatu bangsa, khususnya ummat muslim akan menjadi suatu permasalahan yang mengkhawatirkan untuk tegaknya kalimatullah kedepan. Semestinya kemajuan yang terjadi menjadi pendukung dalam kehidupan bukan malah sebaliknya. Dan akhirnya, cara terbaik dalam menyikapi kemajuan zaman, bukan dengan menghindarinya, akan tetapi lebih kepada menjaga nilai-nilai yang bersumber dari ajaran agama Islam itu sendiri.

Adapun dasar dari visi Perguruan Al-Azhar Jambi dalam rangka membangun generasi masa depan ini dilandasi dengan ayat yang berbunyi:

Artinya : “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang yang berbuat baik”. (Q.S Al-Ankabut : 69)

Perguruan Al-Azhar Jambi melandasi semua program pendidikannya dengan nilai-nilai agama Islam. Salah satu bentuk pengamalan tadi adalah dengan dijadikannya program Tahfidzul qur’an sebagai  salah satu program unggulan yang ada di Perguruan Al-Azhar Jambi. Hal ini dimaksudkan kelak lahir generasi-generasi penerus yang apapun jadinya mereka di masa depan nanti senantiasa menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan atau pedoman dalam berperilaku dan bersikap. Tentunya sejalan dengan kemajuan dan perkembangan zaman yang terjadi sekarang ini. Hingga pada akhirnya, 4 profil lulusan yang akan dilahirkan yaitu, Ulamawan, Profesional, Ekonom dan Birokrat yang tetap berpegang teguh terhadap ajaran agama dan memiliki integritas yang tinggi dalam rangka menjalankan makna sukses yaitu yang bermanfaat bagi orang banyak di sekelilingnya.

Dalam pencapaian visi 2025 menuju World Class Institution yang menyeimbangkan antara pola pengajaran terpadu Al-Qur’an, hadits dan kelimuan modern tentunya perlu memahami strategi dalam pencapaiannya. Karena gagal merencanakan sama artinya dengan merencankan kegagalan. Segala upaya preparation dan langkah-langkah terus dikoordinasikan demi terwujudnya cita-cita mulia tersebut. Sikap optimis yang timbul pada diri tentunya diimbangi dengan kepasrahan kepada Allah SWT. Kita meyakini, Islam adalah agama terbaik di langit dan di bumi. Seandainya kita bisa menjalankan pendidikan yang dipadukan dengan nilai-nilai ajaran agama Islam tentunya akan menjadi pendidikan terbaik yang ada di dunia ini. Terjemahannya kira-kira begini, sebaik-baik agama adalah Islam dan sebaik-baik pendidikan adalah yang mengacu kepada ajaran agama Islam. Certainly, the only acceptable way which Allah will accept is Islam.

Selain upaya menstandarkan mutu sarana dan prasarana, tentunya banyak lagi pekerjaan rumah yang harus ditingkatkan lagi dan ini harus berjalan berbarengan. Peningkatan kualitas guru dan pengelola didasari pada pengamalan nilai-nilai seorang pendidik yang dalam hal ini telah difasilitasi Sekolah Guru yang dinamakan Studi Intensif Guru (SIG). Wadah ini menjadi ajang saling berlomba untuk meningkat kualitas dan kemampuan yang telah dimiliki terlebih sarana saling ber-tawasaw bil haq wa tawasaw bisshabr. Tidak cukup sampai di situ, perbaikan kurikulum dan strategi pencapaian target pembelajaran harus betul-betul bisa menjawab tantangan zaman. Dengan berbagai program dan kegiatan inovatif akan  mengantarkan siswa kepada pencapaian yang diharapkan. Pada saat ini, Perguruan Al-Azhar Jambi telah memiliki jenjang pendidikan yang lengkap dimulai dari balita sampai dewasa. Diantaranya adalah, Taman Penitipan Anak, Playgroup, TK Islam, SD Islam Terpadu, SMP Islam Terpadu, SMA Islam Terpadu hingga Perguruan Tinggi dengan 3 prodi Unggulan yaitu Pendidikan Guru PAUD, Pendidikan Guru Bahasa Inggris dan Pendidikan Guru PAI. Sehingga memungkinkan sekali dalam pengembangannya menjadi institusi yang patut diperhitungkan perannya dalam memajukan Pendidikan Islam di Indonesia dan di Provinsi Jambi khususnya.

Secara umum, sasaran yang akan diwujudkan oleh Perguruan Al-Azhar Jambi adalah sebagai berikut:

  1. Pada tahun 2015, Perguruan Al-Azhar Jambi menjadi Sekolah yang berkualitas dan memiliki standar di semua lini, mampu berkompetisi pada kualitas taraf nasional dan kualitas karakter serta akademik dari hasil lulusan, telah mengadakan kerjasama dengan berbagai Institusi di luar dan dalam negeri dan aktif mengikuti event berskala internasional.
  2. Pada tahun 2020 menjadi sekolah berkualitas menuju taraf World Class Institution (sekolah bertaraf Internasional), mampu berkompetisi pada taraf nasional dan dikenal di dunia internasional, memiliki competitive advantage sebagai penghasil Sumber Daya Manusia yang berilmu dan berakhlak.
  3. Pada tahun 2025 menjadi World Class School (sekolah berstandar internasional di semua lini) dengan kemampuan berkompetisi tingkat internasional, dengan kemapuan melahirkan lulusan yang berkualitas dan bersaing secara akademik keilmuan serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan (religious) dan berkarakter pemimpin serta menjadi Perguruan yang unggul dan menjadi pusat percontohan bagi dunia pendidikan Islam.

Dalam pencapaian sasaran ini, strategi yang akan diterapkan menyentuh beberapa mutu bidang, seperti mutu permbelajaran, kurikulum, kinerja manajemen Perguruan, kinerja guru dan karyawan serta mutu sarana dan prasarana pembelajaran dalam Perguruan. Beberapa inovasi pun turut dimunculkan yang akan menjadi prioritas perguruan di tahun 2014-2015 ini, (selain segudang inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya), diantaraya : menerapkan sistem sekolah berbasis IT yang dengan ini semua data yang berkaitan dengan kesiswaan dan kepegawaian akan dapat diakses melalui jaringan yang sudah di-launching pada Desember 2014 yang lalu. Ditambah lagi dengan pengadaan sarana fasilitas Internet Hot Spot Area dan Al-Azhar Cyber Park yang insyaAllah pengerjaannya akan rampung pada Februari tahun ini, Water Station sebagai penyedia sarana air minum, Meeting Point sebagai pusat kegiatan outdoor siswa, Care Car sebagai transportasi peduli lingkungan dalam rangka mewujudkan sekolah yang bersih dan indah, fasilitas penunjang sarana kelas yang memenuhi standar internasional, Educative Games dengan konsep outdoor sebagai penunjang kecerdasan anak, aplikasi pembelajaran robotic, Program internship ekonomi syariah dalam rangka mendukung kegiatan ekonomi syariah, Exchange Program ke berbagai negara seperti Jepang, Asia Tenggara (Malaysia, Singapura dan Thailand), Umroh serta Jawa-Bali, kurikulum berbasis karakter yang bersumber dari Nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits Nabi, Studi Intensif Guru yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru secara pribadi dan secara langsung turut men-support kualitas pembelajaran dan program yang diterapkan peserta didik.

World Class Institution”, sekilas memang suatu ungkapan yang mustahil untuk dapat diwujudkan bagi institusi se-level Al-Azhar Jambi yang notabene dengan segala macam keterbatasan dan tentunya sangat jauh dari ideal. Kami menyadari tentunya tidak mudah untuk mencapai tujuan dan mendapat predikat World Class Institution yang dimaksud, akan ada banyak instrument pendukung lain demi tercapainya visi tersebut. Dan itu semua tidaklah semudah membeli sembako di pasar. Namun sekali lagi, tugas kita hanyalah berusaha, tidak ada kata tidak untuk kita berbuat yang terbaik sedangkan Allah telah memberikan nikmatnya yang amat banyak kepada kita. Jika kita dapat memaksimalkan potensi yang ada pada diri kita tentunya Allah pula akan berikan hasil yang maksimal tergantung seberapa besar usaha kita. Justru kualitas dan kemampuan yang tinggi sekalipun tidak akan ada artinya jika tidak diaplikasikan hanya karena alasan takut gagal. Allahu Akbar !!

Wallahul Musta’an.

H. Moch. Hafizh El-Yusufi. Direktur Pendidikan YPPD-Al-Azhar Jambi